Distance

DISTANCE

||Seohyun-Kyuhyun||Sad, romance, SongFic||Yukarizumi Storyline||SongFic||

A/N : ff ini terinspirasi dari lagu distance – BoA

DON’T COPY!!!
DON’T BASH!!!







©‘Distance’ by Yukarizumi



Seohyun memandang kearah luar jendela. Butiran-butiran salju mulai menghiasi penglihatannya. Seharusnya ini menjadi hari yang membahagiakan, salju pertama musim dingin. Ia tersenyum, sekaligus menangis. Menyadari betapa pahitnya kenyataan yang harus ia hadapi. Menyadari bahwa dirinya mungkin tak akan lagi merasakan sebuah kebahagiaan.

My tears like snowflakes falling without a sound…

Kanker otak, stadium empat. Penyakit yang sudah hinggap dalam dirinya sejak tiga bulan yang lalu. Terlalu cepat, mungkin. Saat ia mulai kehilangan setiap helai rambutnya, saat ia mulai kehilangan kemampuannya, saat ia kehilangan begitu banyak waktunya, dan disaat ia kehilangan kesempatan untuk dicintai dan mencintai.

When it snows outside on this winter night
I’m looking for a trace of you
I’ll never forget the time that we’ve met…

Musim dingin, musim yang sama yang telah mengingatkannya dengan kenangan cinta yang takkan pernah mungkin ia lupakan. Saat untuk pertama kalinya ia jatuh cinta. Saat ia bertemu dengan seorang pria, dimalam musim dingin.

“Hey, nona. Apa ini kucingmu? Dia selalu saja menguntitku sajak tadi. Aku ini alergi bulu kucing!”

“Ah, maaf. Ini memang kucingku, namanya merry. Dia tersesat”

“Hey, aku tidak menanyakan namanya. Aku ingin kau bertanggung jawab karena sudah membuatku bersin”

“Memangnya apa yang harus kulakukan? Ini bukan salahku”

“Disini dingin. Kau bisa saja mentraktirku di cafe”

Dan Seohyun sendiri tak pernah tahu. Bahwa disaat itulah cinta akan mulai tumbuh dalam hati mereka. Saat mereka saling mengenal, bertemu, menjadi begitu dekat, dan akhirnya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Cho Kyuhyun, nama pria itu. Seorang pria yang begitu terbuka, romantis, dan seringkali kekanak-kanakan.

The winter when we fell in love…

Airmata Seohyun tumpah begitu saja, menyadari betapa bodoh dirinya saat itu. Menyadari bahwa begitu tak pantas bagi dirinya untuk mencintai namja yang ternyata adalah pewaris tunggal keluarga yang kaya raya. Dan akhirnya? Tidak begitu bagus, mereka mengakhiri hubungan mereka karena Kyuhyun harus bertunangan dengan yeoja yang sudah dipilih oleh orangtua Kyuhyun. Tentu saja Kyuhyun tak menginginkan hal itu, tapi ia harus melakukannya. Karena jika tidak, orang tua Kyuhyun mengancam akan bertindak kasar pada Seohyun dan keluarganya jikalau Kyuhyun tak menuruti perintah. Kisah cinta, berakhir…

The years come and go but I’m still alone
My tears like snowflakes falling without a sound
I wish I was with you now

Seohyun ingin bertemu dangan Kyuhyun. Sangat. Selain karena umurnya yang tidak akan lama lagi, ia merindukannya, ingin mendengar suara namja itu, ingin tertawa bersama namja itu, tapi… Entah kapan hal itu terjadi, ini sudah tiga tahun sejak Kyuhyun pergi dari sisinya. Mungkinkah Kyuhyun telah bahagia? Mungkinkah Kyuhyun telah melupakannya?
Sayangnya ia tak bisa mengeluh pada Tuhan, takdir ini sudah disusun jauh sebelum kelahirannya. Tinggal ia yang harus menjalaninya. Entahlah, namun ia ingin kembali berkata tapi…

Oh, saat ini ia sangat mengantuk. Lelah. Mungkinkah ini adalah akhir dari seorang Seo Joo Hyun?
Ia memegang kepalanya, sakit. Ia mengerang tak karuan setelah itu, masih mampu melihat ibunya yang begitu panik sambil berlumuran air mata. Ingin rasanya menghapus airmata itu, tapi apa daya. Bahkan rasa sakitnya sendiri begitu sulit untuk ditangani. Ingin menyerah, mungkin saja, karena ini terlalu berat untuk dijalani.

When it snows outside on this winter night
I’m looking for a trace of you
I’ll never forget the time that we’ve met
The winter when we fell in love

Cho Kyuhyun, kau dimana? Aku merindukanmu.

Yeoja itu membuka matanya. Airmata kembali keluar. Berharap ia tak berhalusinasi lagi kali ini, ia tersenyum. Tidak. Ia tidak berhalusinasi, ataupun bermimpi. Ini nyata, ia bisa merasakan tangan hangat namja itu mengelus pipinya yang mulai menirus. Seohyun tersenyum, berharap masih diberikan kesempatan untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Kepalanya masih terasa sakit, tapi karena Kyuhyun. Ya, Kyuhyun, namja itu. Rasanya tak ada lagi yang perlu ia khawatirkan. Mungkinkah ini karena rasa cintanya?

“Kyu…” Seohyun tak bisa memungkiri suaranya yang kini terdengar sengau. Tenggorokannya terasa sakit saat berkata-kata.

“Ssst.. Jangan banyak bicara, nanti kau akan semakin sakit” ucap Kyuhyun dengan airmata yang kian deras di pipinya. Tak menyangka bahwa Seohyun akan seperti ini. Juga tak rela saat mendengar bahwa usia yeoja dihadapannya ini tak lama lagi.

Seohyun tersenyum tipis. Tak menghiraukan tenggorokannya yang kian sakit saat ia bicara. Yang terpenting, keinginannya terkabul, suara namja itu… “Aku merindukanmu.”

“Aku juga…” Rasanya benar-benar tidak mampu. Melihat yeoja yang ia cintai dengan kondisi sekarat. Airmata namja itu kian deras “Sangat”

“Kenapa kau menangis? Kau akan terlihat jelek” Seohyun menitikkan airmatanya saat ia mulai kesulitan untuk bernafas. Sepertinya tak akan lama lagi bagi dirinya… Hendak mengangkat tangannya untuk menghapus airmata namja itu. Namun, saat itu pula matanya terasa berat, memaksanya untuk segera menutup penglihatannya. Seohyun sadar, mungkin ini sudah waktunya. “Kyu.. Jangan menangis lagi.. Aku mencintaimu…”

Seohyun tersenyum. Tanpa nyawa.
Tangan yang hampir terulur untuk menghapus airmata Kyuhyun kini jatuh begitu saja.

Sementara Kyuhyun. Terdiam mematung, berharap hal yang menakutkan tidak terjadi. Tapi Tuhan mentakdirkan Kyuhyun untuk menyaksikan hal itu. Disaat yeoja yang benar-benar ia cintai meninggal tepat disampingnya, dengan membawa kata-kata indah sekaligus menyakitkan tepat sebelum kematiannya.

Kyu.. Jangan menangis lagi.. Aku mencintaimu…

“Aku juga. Seo~ah”

The winter when we fell in love..










END

Ff paling ancur yang pernah aku buat :3

Advertisements

About Sheren Hwang

Just need to reach her dream.. 01Liner, freelancer anime artist, part time writer, fresh singer, and wanna be an architect.
This entry was posted in Seokyu Fanfiction and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Distance

  1. CieciePUAHAha says:

    Huwaaaa kok sad ending sih? Sem0ga ini ngga akan pernah jadi kenyataan kecuali cinta mereka. Amin. Ff bagur kok. Next

    Like

  2. henalee says:

    Huwaaaa, sad end 😦
    Seo eonni matiii, padahal kyu oppa baru aja datengg(?)
    Eh sumveh ini bikin mwek, aku aja sempet nangis wlopun pendek

    Ditunggu ff lain yee

    Like

  3. Seo_yeppo says:

    nyeseeeeeeeeeeek,,,,,hikz hikz 😥
    baru ktmu uda pisah lgiiiii,,,,,

    Like

  4. hyun seo cho says:

    sad ending T_T

    Like

  5. Ismy_ra says:

    huaa ,sad end 😥

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s